malam
malam..
kini tak lagi kelam
bukan maksud hati untuk diam
ohh malam..
malam
kini tak lagi suram
malam
Kata Joker
Jumat, 06 Mei 2016
Sabtu, 30 April 2016
puisi
Ibu
ibu
kau malaikat ku
tak bersayap
tapi selalu melindungiku
Hai ibu ..
Maafkan aku
Maaf belum sempat membahagiakanmu
Salam dari anak mu ini
ibu
kau malaikat ku
tak bersayap
tapi selalu melindungiku
Hai ibu ..
Maafkan aku
Maaf belum sempat membahagiakanmu
Salam dari anak mu ini
puisi
Dilema
Entah kenapa
semua jadi serumit ini
aku tak tau harus apa
itu ini ..
seakan harus ada jawabannya
kau tak mengerti
Dilema ini yang kurasa
dilema..
Entah kenapa
semua jadi serumit ini
aku tak tau harus apa
itu ini ..
seakan harus ada jawabannya
kau tak mengerti
Dilema ini yang kurasa
dilema..
Rabu, 27 April 2016
cerpen
Ini kah
Akhir akhir ini aku sangat mencintai nya . Tapi kini aku sadar kalau dia bukan dia yang kucintai dulu .
Dua hati yang tlah ku singgah ii . Dan kini aku bingung harus bagaimana . Jujur saja dia tidak tampan, kulit nya yg hitam menambah kesan dia adalah org yang pekerja keras , senyumnya yg menawan membuat nya terkesan kalem dan memberi kesan org yg penyabar , rambutnya yg ikal terkesan lucu ..
Nama nya adalah Sadewa ..
Yap orang yang benar benar sudah memutar balikkan dunia ku ..
.ctak.
"Auww"
"Din dengerin nggk aku ngomong ?"
"Eh emang kamu ngomong apa cell?"
"Nah kan dinda nge blank trus " jawab cellia dengan nada kesal ..
"Hehe maaf in yaaa .. aku traktir es krim deh" sogok ku supaya cellia enggk tambh marah
"Janji yaa"
"Iyya cell"
Ehh.. iya aku belum memperkenal kan diri ..
Kenal kan nama ku Dinda Andrina
Biasa di panggil dinda / bisa juga di panggil mamah dedeh oleh temen sekelas ku bukan karena ngefans sama mamah dedeh tpi gara" banyak yang curhat ke aku jadi aku di panggil mamah dedeh (--"). Aku anak ke 3 dari 3 bersaudara aku punya 2 orang kakak laki laki yang pertama namanya Celvin Andarta dia kakak paling usil , tp aneh nya dia bisa jadi ketua osis dan bisa di bilang aku adalah ank kembar yang berbeda gender . Kakakku satunya kembaranku seorang laki laki bernama Dandi Andriano . Mereka semua satu sekolah sama aku untuk aku dan Kak Dandi kelas 1 sedangkan untuk kak Celvin kelas 2 SMA . Kan bosen jadi nya ..
Eh kok jadi curcol .. cus back to story gih ^^
".. Ndaa.. Dindaa.." panggil salah satu sahabatku . Liya
"Apa lii ?? "
"Kamu di panggil kan cacing (Celvin) . Katanya suruh ke ruang osis sekarang " jawab Liya
"Hah? Lha ngapain aku di panggil ke ruang osis . Aku kan bukan anggota osis"
"Ya enggk tau mamah dedeh.. udah sana kak cacing ntar ngomel"
"Iye iye "
-skip-
Tok tok tok
"Masuk" jawab org dari dalem . Kalo di denger sih kayak suara kak cacing .
Clek
"Kak ca.. eh kak celvin . Ada what what ?"
"Duduk dulu aja" jawab nya dingin
'Nih org yak kagak ada ekspresinya ini org bukan sih kalo di rumah kayak kucing' batin ku
"Iyya"
"Tunggu bentar . Ada yg belum dateng"
Hanya ku jawab dengan vokal 'O'
Tiba tiba
"Misi vin"
"Eh Sadewa , masuk . Duduk sebelah nya Dinda"
"Uhg" batuk ku karena kaget
"Kamu kenapa din?" tanya kak cacing dengan muka dinginnya ..
"Ehh .. enggk kok"
'Duh bodoh kenapa jadi deg deg an gini sih dasar kak cacing'
"Eh kamu Dinda anak kelas 1 kan ? Kembarannya Dandi ?"
"Eh iyya.. "
"Wah keren nihh .. bisa ketemu kembarannya Dandi"
"Ah biasa aja kak" jawabku m
"Eh iyya kenalin aku Sadewa kelas 2" ucap kak Sadewa sambil mengulurkan tangannya
"Ak..aku Dinda" ucap ku deg"an sambil mengulurkan tangan
"Ekhm.. disini ada aku"
"Oh iya hehehe"jawab ku males
'Dasar cacing awas yee'
"Gini berhubung kalian berdua sudah kumpul ada yg mau aku sampai kan "
"Apa ?" Jawab kami sama sama
"Kalian akan jadi perwakilan dalam olimpiade mipa di kota ini.. Dinda bagian mat dan untuk Sadewa bagian ipa . Pelaksanaannya sabtu besok . Ok"
"Eh tapi kak celvin aku.. aku.."
"Gak ada tapi tapian . Mulai sekarang sampek jum.at besok kalian akan diijin kan untuk tidak mengikuti KBM . Kecuali ada ulangan . Kalian belajarnya di ruang perpus"
"Yaa . Deh aku trima " jawab ku kesel sama kak Celvin
"Ya udah nih .. materinya belajar di perpus sekarang" jawab kak Celvin
"Ya udah ayo Dinda . Ke perpus yok" ajak Kak Sadewa sambil mengulurkan tangan nya untuk menggandeng tanganku
"Ah iyya" sudah di pastikan pipi ku merona sekarang
"Dewa pliss deh adikku bisa jalan sendiri"
Tbc
Akhir akhir ini aku sangat mencintai nya . Tapi kini aku sadar kalau dia bukan dia yang kucintai dulu .
Dua hati yang tlah ku singgah ii . Dan kini aku bingung harus bagaimana . Jujur saja dia tidak tampan, kulit nya yg hitam menambah kesan dia adalah org yang pekerja keras , senyumnya yg menawan membuat nya terkesan kalem dan memberi kesan org yg penyabar , rambutnya yg ikal terkesan lucu ..
Nama nya adalah Sadewa ..
Yap orang yang benar benar sudah memutar balikkan dunia ku ..
.ctak.
"Auww"
"Din dengerin nggk aku ngomong ?"
"Eh emang kamu ngomong apa cell?"
"Nah kan dinda nge blank trus " jawab cellia dengan nada kesal ..
"Hehe maaf in yaaa .. aku traktir es krim deh" sogok ku supaya cellia enggk tambh marah
"Janji yaa"
"Iyya cell"
Ehh.. iya aku belum memperkenal kan diri ..
Kenal kan nama ku Dinda Andrina
Biasa di panggil dinda / bisa juga di panggil mamah dedeh oleh temen sekelas ku bukan karena ngefans sama mamah dedeh tpi gara" banyak yang curhat ke aku jadi aku di panggil mamah dedeh (--"). Aku anak ke 3 dari 3 bersaudara aku punya 2 orang kakak laki laki yang pertama namanya Celvin Andarta dia kakak paling usil , tp aneh nya dia bisa jadi ketua osis dan bisa di bilang aku adalah ank kembar yang berbeda gender . Kakakku satunya kembaranku seorang laki laki bernama Dandi Andriano . Mereka semua satu sekolah sama aku untuk aku dan Kak Dandi kelas 1 sedangkan untuk kak Celvin kelas 2 SMA . Kan bosen jadi nya ..
Eh kok jadi curcol .. cus back to story gih ^^
".. Ndaa.. Dindaa.." panggil salah satu sahabatku . Liya
"Apa lii ?? "
"Kamu di panggil kan cacing (Celvin) . Katanya suruh ke ruang osis sekarang " jawab Liya
"Hah? Lha ngapain aku di panggil ke ruang osis . Aku kan bukan anggota osis"
"Ya enggk tau mamah dedeh.. udah sana kak cacing ntar ngomel"
"Iye iye "
-skip-
Tok tok tok
"Masuk" jawab org dari dalem . Kalo di denger sih kayak suara kak cacing .
Clek
"Kak ca.. eh kak celvin . Ada what what ?"
"Duduk dulu aja" jawab nya dingin
'Nih org yak kagak ada ekspresinya ini org bukan sih kalo di rumah kayak kucing' batin ku
"Iyya"
"Tunggu bentar . Ada yg belum dateng"
Hanya ku jawab dengan vokal 'O'
Tiba tiba
"Misi vin"
"Eh Sadewa , masuk . Duduk sebelah nya Dinda"
"Uhg" batuk ku karena kaget
"Kamu kenapa din?" tanya kak cacing dengan muka dinginnya ..
"Ehh .. enggk kok"
'Duh bodoh kenapa jadi deg deg an gini sih dasar kak cacing'
"Eh kamu Dinda anak kelas 1 kan ? Kembarannya Dandi ?"
"Eh iyya.. "
"Wah keren nihh .. bisa ketemu kembarannya Dandi"
"Ah biasa aja kak" jawabku m
"Eh iyya kenalin aku Sadewa kelas 2" ucap kak Sadewa sambil mengulurkan tangannya
"Ak..aku Dinda" ucap ku deg"an sambil mengulurkan tangan
"Ekhm.. disini ada aku"
"Oh iya hehehe"jawab ku males
'Dasar cacing awas yee'
"Gini berhubung kalian berdua sudah kumpul ada yg mau aku sampai kan "
"Apa ?" Jawab kami sama sama
"Kalian akan jadi perwakilan dalam olimpiade mipa di kota ini.. Dinda bagian mat dan untuk Sadewa bagian ipa . Pelaksanaannya sabtu besok . Ok"
"Eh tapi kak celvin aku.. aku.."
"Gak ada tapi tapian . Mulai sekarang sampek jum.at besok kalian akan diijin kan untuk tidak mengikuti KBM . Kecuali ada ulangan . Kalian belajarnya di ruang perpus"
"Yaa . Deh aku trima " jawab ku kesel sama kak Celvin
"Ya udah nih .. materinya belajar di perpus sekarang" jawab kak Celvin
"Ya udah ayo Dinda . Ke perpus yok" ajak Kak Sadewa sambil mengulurkan tangan nya untuk menggandeng tanganku
"Ah iyya" sudah di pastikan pipi ku merona sekarang
"Dewa pliss deh adikku bisa jalan sendiri"
Tbc
Jumat, 22 April 2016
Puisi
Salam
Hai ibu pertiwi..
salam dari kami..
yang esok akan memimpin negri ini..
Hai ibu pertiwi
kuharap tak kan ada lagi
tragedi tsunami 2004
tragedi gunung merapi..
Hai ibu pertiwi
salam dari kami
generasi yang akan datang..
Hai ibu pertiwi..
salam dari kami..
yang esok akan memimpin negri ini..
Hai ibu pertiwi
kuharap tak kan ada lagi
tragedi tsunami 2004
tragedi gunung merapi..
Hai ibu pertiwi
salam dari kami
generasi yang akan datang..
puisi
Coba
Lihat ..
kamu tersenyum
kini aku tau
kamu hanya senyum
senyum mu
semua kepalsuan mu
Lihat..
Kini aku terluka
Kamu senangkan
Coba bayangkan ...
Lihat ..
kamu tersenyum
kini aku tau
kamu hanya senyum
senyum mu
semua kepalsuan mu
Lihat..
Kini aku terluka
Kamu senangkan
Coba bayangkan ...
puisi
Diam
diam kini aku diam
siapa..
kini siapa yang perduli
sampah..
itu mungkin ..
diam
kulihat mereka
diam hanya diam
apa mungkin mereka sama ..
sama seperti ku
sama seperti orang tak di anggap
diam kini aku diam
siapa..
kini siapa yang perduli
sampah..
itu mungkin ..
diam
kulihat mereka
diam hanya diam
apa mungkin mereka sama ..
sama seperti ku
sama seperti orang tak di anggap
Langganan:
Postingan (Atom)